Kamis, 18 Oktober 2012

Inilah Pejabat-Pejabat Cantik Indonesia



Ini dia gan...biasanya kalau ngurus surat-surat harus lewat birokrasi pasti paling pegel ya gan...nah tapi kalau pejabat-pejabatnya kek ibu-ibu yang ini sih pasti dijamin betah gan. Masih suegerrr....suegerrrr soalnya, padahal dah pada stw gan
disimak aja ya gan....sambil minum kupi....ok! ajib.....
 
Hj. Ratu Atut Chosiyah.
Dilahirkan pada tanggal 16 Mei 1962 di Kampung Gumulung, Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten. Ratu Atut adalah sulung dari tiga bersaudara, putra-putri pasangan Haji Tubagus Chasan Sochib dan Hajjah Wasiah. Ratu Atut menjalani masa kecil, tumbuh dan berkembang bersama lingkungan masyarakat agraris dan agamis. Ia menamatkan Sekolah Dasar di kampungnya dan melanjutkan pendidikannya (SMP, SMA, Perguruan Tinggi) di Kota Bandung.





PROFIL
Nama : Hj. Ratu Atut Chosiyah
Tempat, Tgl Lahir : Ciomas, Kab. Serang, 16 Mei 1962
Agama : Islam
Suami : H. Hikmat Tomet
Anak : 3 orang
1. Andika Hazrumy
2. Andiara Aprilia
3. Ananda Trianh Salichan

Orang Tua:

Ayah - Prof. Dr. (HC) H. Tb. Chasan Sochib
Ibu - Hj. Wasiah

Pendidikan:-SD Negeri Ciomas, Serang

(Lulus Tahun 1974)
-SMP Negeri 11 Bandung
(Lulus Tahun 1977)
-SMA Negeri 12 Bandung
(Lulus Tahun 1981)
-Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPKP
(Lulus Tahun 1984)
-Sarjana Ekonomi – Manajemen, Universitas Borobudur, Jakarta
(Lulus Tahun 2004)

Penghargaan:

- Anugrah Citra Perempuan Indonesia Bidang Sosial dan Wirausaha - dari Yayasan Pesona Indonesia
(2001)
- Anugerah Citra Kartini 2003 dari Yayasan Citra Prestasi Indonesia
(2003)

Organisasi : Sebelum menjabat Wakil Gubernur

- Ketua KADINDA Provinsi Banten
- Ketua ARDIN (Asosiasi Distributor Indonesia) Provinsi Banten
- Anggota Dewan Penasehat, Asosiasi Kontraktor Air Indonesia (AKAINDO) Provinsi Banten
- Ketua I, Asosiasi Aspal Beton Indonesia (AABI) Jawa Barat
- Wakil Bendahara, Persatuan Ahli Administrasi Indonesia (PAAI) Provinsi Banten
- Bendahara, Persatuan Pendekar dan Seni Budaya Banten (PPSBB) Provinsi Jawa Barat.

Sampai dengan saat ini

- Ketua PMI (Palang Merah Indonesia) Provinsi Banten
- Ketua SATKORLAK (Satuan Koordinator Pelaksana) Bencana Alam Provinsi Banten
- Ketua BNP (Badan Narkotika Provinsi) Banten
- Pembina/Pelindung KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Provinsi Banten
- Ketua PERWOSI (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) Provinsi Banten
- Ketua IMI (Ikatan Motor Indonesia) Provinsi Banten
(http://wargabanten.roomforum.com).





Hj. Airin Rachmi Diany, SH, MH
lahir di Banjar, 28 Agustus 1976 adalah Wali Kota Tangerang Selatan periode 2011-2016. Dia dilantik sebagai wali kota pada tanggal 20 April 2011 setelah memenangkan Pemungutan Suara Ulang Pemilukada Kota Tangerang Selatan.
Mantan Putri Indonesia Terfavorit Tahun 1996 ini juga adalah seorang aktifis sosial. Berbagai program-program sosial di Kota Tangerang Selatan telah dirintisnya. Bukan hanya itu, dengan visi-misinya menjadikan Kota Tangerang Selatan sebagai Kota Madani (Mandiri, Damai dan Asri), ibu muda dengan dua orang anak ini telah melakukan langkah-langkah yang cepat untuk mengatasi permaslahan di Kota termuda di Provinsi Banten ini.
Dalam awal pemerintahannya, ada empat program prioritas yang akan dikerjakannya, antara lain pendidikan murah dan terjangkau bagi masyarakat Tangsel,penanganan sampah yang menjadi soal utama masyarakat Kota Tangsel, kesehatan murah serta terjangkau bagi masyarakat Tangsel, dan pembangunan infrastruktur di Kota Tangsel.

 



DATA PRIBADI
Nama                         :          Hj. Airin Rachmi Diany, SH, MH.
Tempat/Tgl.Lahir        :          Banjar, 28 Agustus 1976
Jenis Kelamin             :          Perempuan
Status                        :          Kawin
Agama                       :          Islam
Alamat Rumah            :          Jl. Sutera Nerada V  No.16, Alam Sutera, Serpong,
     Kota Tangerang Selatan, Banten 15325
Alamat Kantor            :          Ruko BIDEX CBD BSD Blok F-29
     Jl. Pahlawan Seribu Serpong, Kota Tangerang Selatan,
     Telp/Fax: (021) 70000076

PENDIDIKAN FORMAL
SD Negeri Cibodas Banjar, tahun 1982-1988
SMP Negeri 5 Bandung, tahun 1988-1991
SMA Negeri 20 Bandung, tahun 1991-1994
Universitas Parahyangan Bandung, Sarjana Hukum (SH) lulus tahun 1999
Universitas Padjadjaran Bandung, Spesialis Satu (SP-1) Program Studi Notariat, lulus tahun 2002
Universitas Padjadjaran Bandung, Magister Hukum (MH), Program Studi Ilmu Hukum Bisnis, lulus tahun 2005

PENDIDIKAN NON FORMAL
Pelatihan Teknis Calon Notaris oleh Ditjen Administrasi Hukum Umum Departemen Kehakiman dan HAM RI, Tahun 2003
Diklat Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional RI, Tahun 2005
Pendidikan dan Pelatihan bagi Notaris Pasar Modal oleh Lembaga Manajemen Keuangan dan Akuntansi Pasar Modal, Tahun 2005
Up Grading and Refreshing Course Ikatan Notaris Indonesia, Tahun 2006

PENGALAMAN KERJA
Tahun 1999, Asisten Notaris, di Kantor IMAS TARWIYAH, SH, MH
Tahun 2004, Notaris di Kabupaten Tangerang
Tahun 2008, Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Tangerang

RUMAH TANGGA TAHUN 1997
Suami                                      : H.TB. Chaeri Wardana, B.Bus
Anak ke 1 lahir tahun 1998     : TB. Ghifari Al Chusaeri Wardana
Anak ke 2 lahir tahun 2004    : Ratu Ghefira Marhamah Wardana

PENGALAMAN ORGANISASI
Ketua PMI Kota Tangsel (2009-sekarang)
Dewan Pembina KNPI Kota Tangsel (2010-2013)
Dewan Pembina PRAMUKA Kota Tangerang Selatan
Wakil Ketua KPAID Kota Tangsel
Pengurus daerah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kota Tangerang selatan
Penanggungjawab Relawan Banten Bersatu (RBB) untuk Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan
Ketua Dewan Penyantun Kaukus Perempuan Peduli Kesehatan Kota Tangsel
Pembina Forum Masyarakat Peduli Pendidikan dan kesehatan Provinsi Banten
Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Provinsi Banten
Pengurus Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) Wilayah Banten
Pengurus Ikatan Alumni Notariat UNPAD (IKANO) Bidang Hubungan Antar Lembaga (2007-2011)
Walikota Tangerang Selatan Periode 2011-2016

LAIN-LAIN
Putri Pariwisata & Putri Favorit pada pemilihan Puteri Indonesia tahun 1996
Mojang Provinsi Jawa Barat tahun 1995 (Juara ke I)
Mojang dan Jajang Parahyangan Kodya Bandung tahun 1995 (juara ke I)
PASKIBRAKA Provinsi Jawa Barat tahun 1992
Peserta The 2nd Pacific Asia Travel Association Youth Forum

PENGHARGAAN
Kartini Indonesia 2010 (Kartini Award). Penghargaan diberikan oleh Internasional Human Recources Development Programme (IHRDP) bekerja sama dengan Kharisma Indonesia Foundation (KLiF)
Tokoh Generasi Plural, Aktivis Sosial dan Kemanusiaan. Penghargaan diberikan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).
http://marimenatatangsel.com/



Christiany Eugenia Paruntu
Tetty Paruntu, lahir pada 25 September 1967 di Manado, Sulawesi Utara, dari pasangan Prof. Dr.Ir. Jopie Paruntu, M.S., dan Dra. Jenny Y. Tumbuan. Pendidikan SD hingga SMP dia tempuh di sekolah Budi Mulia, Bogor, Jawa Barat, dan kemudian pendidikan setingkat SMA ditempuh di Harry Carlton Comprehensive School, Suthon Bomington – Notingham, Inggris. Lalu, Tetty melanjutkan pendidikan akademinya di Inggris, yaitu di Pitman College (1984) mengambil jurusan Business Management, dan kemudian melanjutkan pendidikan di West London College (1986) mengambil jurusan Management Information System. Selanjutnya, Tetty juga menempuh pendidikan di Institute Pengembangan Sumber Daya Manusia MAYAGITA – LPI, 1990.





Dalam hal aktivitas, boleh dibilang Tetty menyandang tiga predikat sekaligus, yaitu sebagai pengusaha nasional yang sukses, politisi muda, sekaligus pekerja sosial. Tercatat saat ini Tetty adalah Presiden Direktur PT Puspita Adhiniaga Indonesia (sejak 1992), Presiden Direktur PT Chandra Ekakarya Pratama (sejak 2006), dan Direktur PT Partim Indomakmur. Sebelumnya, Tetty sempat menjadi komisaris PT Chandra Ekakarya Pratama (1999-2006) dan PT Trutama Star (2004-2009). Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di bidang distribusi, alat-alat berat, perangkat telekomunikasi, dan perkapalan.
Sebagai pekerja sosial, Tetty aktif di kepengurusan sejumlah ormas maupun yayasan. Tercatat Tetty mendirikan dan menjadi ketua Eugenia Ministry sejak 2002, pimpinan Yayasan Eugenia Ministry sejak 2004, President Lions Club Jakarta tahun 2006-2008, Ketua PBVSI Minahasa Selatan tahun 2008-2013, bendahara Lemkari tahun 2002, anggota KNPI Jakarta tahun 1991-1992, dan pernah juga aktif di kepengurusan Kerukunan Keluarga Kawanua tahun 1987-1995. Sebagai pekerja sosial, Tetty aktif sekali dalam berbagai kegiatan sosial maupun pelayanan keagamaan, sampai saat ini.
Ayah Tetty, Jopie Paruntu adalah mantan rektor Universitas Sam Ratulangi, yang sekarang menjadi Ketua Komisi D DPRD I Sulawesi Utara. Sementara Jenny Y. Tumbuan, ibunda Tetty adalah mantan Ketua DPRD II Minahasa Selatan periode 2004-2009, yang kini masih menjabat anggota DPRD II serta menjadi Ketua DPD Partai Golkar Minahasa Selatan. Tak heran bila darah politisi mengalir dalam diri Tetty Paruntu, yang mengawali karier politiknya sebagai salah satu pengurus Partai Golkar di Kecamatan Tombasian, Amurang tahun 2003-2008. Ia juga tercatat pernah menjadi anggota Pokja Infokom DPP Partai Golkar tahun 2004-2009. Tetty juga menjadi salah satu fungsionaris DPP Partai Golkar sejak 2007, dan terakhir ia menjabat sebagai wakil bendahara DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara.
Tetty yang hobi sekali membaca, menonton berita, fitnes, lari maraton, serta bermain bulu tangkis ini telah dikaruniai seorang putra bernama Adrian Jopie Dotulong. Tetty juga pernah menyabet penghargaan Best Dressed Woman Indonesia tahun 1992 serta sebuah penghargaan dari Lions Club International tahun 2007. Agustus 2009 lalu, oleh Manado Post, sebuah surat kabar lokal, Tetty dinobatkan sebagai “Ibu Pembangunan Desa” karena peran dan keaktifannya dalam melayani warga masyarakat hingga jauh ke pelosok-pelosok pedesaan.
Dalam pilkada Minahasa Selatan 2010 ini, Tetty berpasangan dengan Sonny Frans Tandayu, seorang birokrat karier terbaik di Minahasa Selatan. Sonny sengaja dipilih selain karena pengalamannya di birokrasi, figur yang bersih dan jujur, serta loyal dalam pengabdiannya kepada negara,  juga karena tujuan kesolidan pemerintahan daerah yang akan dibentuk nantinya. Kombinasi pasangan pengusaha sukses/politisi muda dengan birokrat karier terbaik di Minsel ini diyakini akan memberikan kemenangan maksimal dalam pilkada.
Tetty Paruntu adalah kader terbaik Partai Golkar di Minahasa Selatan saat ini. Setelah melalui serangkaian survei internal Partai Golkar, nama Tetty selalu menempati urutan teratas sehingga DPP menetapkannya sebagai calon bupati. Bahkan, nama Tetty juga selalu menempati posisi teratas di sejumlah survei internal partai politik lain maupun survei independen. Menyangkut pencalonannya sebagai bupati Minahasa Selatan, Tetty menegaskan komitmennya, “Akan saya berikan tubuh, roh, dan jiwa saya untuk melayani masyarakat. Itu adalah visi saya”  (http://tettyparuntu.wordpress.com/about/
)


Rita Widyasari
Nama Lengkap : Rita Widyasari
Alias : Rita
Kategori : Politikus
Agama : Islam
Tempat Lahir : Tenggarong, Kalimatan Timur
Tanggal Lahir : Rabu, 7 November 1973
Zodiac : Scorpion
Hobby : Membaca | Traveling
Warga Negara : Indonesia
Ayah : Syaukani
Suami : Endri Elfran Syafril, S.Sos., MM
 
 

 
BIOGRAFI
Ingin mengembalikan kejayaan sang ayah. Itulah salah satu alasan yang membuat Rita bertekad maju ke perebutan kursi Bupati Kukar. DPP Golkar konon sudah mendukung dan merestui langkahnya tersebut dalam memimpin Kukar.
Hasil Pemilu legislatif 2009 di Kukar menunjukkan bahwa Rita memperoleh suara terbanyak, hingga Golkar bisa meraih 12 kursi di DPRD Kukar. Meskipun kredibilitas Golkar tengah diuji dengan tersangkutnya sejumlah dedengkot Golkar Kukar pada kasus korupsi.
Akan tetapi Pemilu telah membuktikan bawha Golkar tetap mendapat tempat di hati masyarakat Kukar. Rita pun bisa meyakinkan masyarakat Kukar untuk memimpin kota kerajaan tersebut.
Anak kedua dari mantan Bupati Kukar, Syaukani HR ini semakin memantapkan langkah politiknya dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kukar dan pembangunan daerah tersebut.
Yang menjadi tugas besar bagi Rita saat ini adalah pembenahan dan peninjauan kembali Jembatan Kertanegara paska runtuh di tanggal 26 November yang lalu.
Sebab terputusnya jembatan tersebut menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi Kukar yang menghubungkan Kukar dengan ibukota Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.
 
PENDIDIKAN

SDN 002 Tenggarong (Lulus Tahun 1986)
SMPN 1 Tenggarong (Lulus Tahun 1989)
SMAN 1 Samarinda (Lulus Tahun 1992)
ASMTB (Akademi Sekretaris dan Manajemen Taruna Bhakti Bandung)
Universitas Padjajaran (S1 Lulus Tahun 2000)
Universitas Jend. Soedirman (S2 Lulus Tahun 2005)
 
KARIR

Ketua STIE Kab. Kukar
Ketua DPRD Kab. KukarKomisaris Utama
PT. Ketopong Damai Persada
Bupati Kutai Kartanegara Periode 2010-2015
Ketua umum DPD KNPI Kab. Kukar
Ketua umum DPD IPPI Kab. Kukar
Ketua KORDA INKADO KALTIM
Bendahara umum DPP AMMDI
Ketua DPD Partai GOLKAR Kab. Kukar
Ketua KONI Kab. Kukar
Ketua MPI Kab. Kukar
Wakil Bendahara DPP KNPI
(http://profil.merdeka.com)




Rina Iriani Sri Ratnaningsih
Sosok khas Rina sebagai Bupati Karanganyar (Jateng), tentu sudah banyak orang yang tahu.







Pernikahan pertama nenek 1 cucu ini dengan Kuntarto yang memberi 3 anak (nomor 2 meninggal) berakhir dengan perceraian. Tahun 2001, Rina dinikahi perjaka keturunan Cina, Tony Haryono, yang mendampingi hingga hari ini. Ia kemudian mengadopsi 1 dari bayi kembar tiga yang lahir di Karanganyar, Cantika Larasati (3,5th).
Ibu dengan ‘sejuta’ bakat ini dinobatkan sebagai Ibu Anthurium Indonesia. Ibu ini sangat loyal terhadap rakyatnya terutama para petani, bahkan ibu ini dapat meningkatkan taraf hidup penduduk Karanganyar dengan mendongkrak Pendapatan PerKapita Rakyatnya dari Rp. 3jt menjadi angka Rp. 7 juta.
Bahkan Rina Iriani tak segan-segan menunjukkan bakatnya dalam menyanyi, sehingga dalam duetnya dengan Didi Kempot sanggup meraup Rp. 100 juta,- yang kemudian diserahkannya untuk disumbangkan kepada pendidikan dan kesehatan anak-anak desa Karanganyar. Ibu satu ini juga mempunyai hampir 1000 anak asuh.
(http://nostalgia.tabloidnova.com)
  

image by google.co.id

Tidak ada komentar: